Bawaslu Temukan 600 Dugaan Politik Uang di Pilkada

Bawaslu Temukan 600 Dugaan Politik Uang di Pilkada

Bawaslu Temukan 600 Dugaan Politik Uang di Pilkada

Tidak mengherankan tentunya saat kita mengetahui akan banyaknya politik uang yang kita dengarkan saat pilkada berlangsung kemarin. Bahkan hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Bawaslu, Muhammad dimana dia beserta timnya bisa menemukan adanya 600 dugaan politik uang dalam 101 daerah saat Pilkada serentak 2017 kemarin dilaksanakan. Bahkan Muhammad menjelaskan jika politik makin meningkat secara tajam saat mulai memasuki minggu masa tenang.

Banyak sekali laporan-laporan yang masuk dari daerah-daerah yang melaporkan temuan akan politik uang dengan jumlah yang sangat fantastis, 600an lebih laporan yang sejenis. Apa yang dilaporkan? Karena menurut laporan tersebut mereka dengan secara terang-terangan membagi-bagi uang serta barang ( makanan, gula, sembako ) kepada masyarakat agar mau memilih  calon pasangan tertentu.

Siapa yang membagikan uang dan barang tersebut? Menurut Muhammad, laporan tersebut menyebutkan bahwa tim sukses dan relawan pengusung calon pasangan kepala daerah tersebutlah yang melakukannya. Yang paling disesalkan oleh Muhammad sendiri adalah semua laporan tersebut datang dari hampir semua daerah pemilihan. Melihat hal tersebut, Muhammad menegaskan jika pihaknya sebagai badan pengawas pemilu tidak akan mengampuni apa yang sudah dilakukan  oleh tim sukses dari masing-masing calon.

Kali ini, Muhammad bertekad untuk bisa menelusuri politik uang tersebut dimana sudah pasti akan terkait dengan pasangan calon kepala daerah yang sudah bertarung dalam Pilkada kemarin. Muhammad akan menggunakan kewenangan Bawaslu Provinsi untuk bisa melakukan diskualifikasi langsung tanpa harus melewati proses pengadilan jika terbukti ada kaitannya dengan pasangan calon.

Bahkan Bawaslu akan tetap memberi diskualifikasi walaupun pasangan calon tersebut dinyatakan menang dalam pemilihan suara. Tentunya ini akan menjadi hal paling menyedihkan bagi pasangan calon yang dinyatakan menang tapi pada akhirnya harus terkena diskualifikasi hanya gara-gara ditemukan adanya politik uang dalam kampanyenya. Muhammad dengan tegas mengatakan akan selalu mengikuti aturan yang sudah sangat jelas dalam UU Pilkada.

Bawaslu Temukan 600 Dugaan Politik Uang di Pilkada

Bahkan Muhammad menyatakan bahwa hukuman bukan hanya diberikan kepada pemberi uangnya saja tapi hukuman akan bisa diberikan kepada penerimanya. Muhammad juga mengatakan mereka juga bisa mengenakan Pasal 55 KUHP dan Pasal 149 KUHP untuk bisa menjerat pelaku politik uang. Dan jika sudah dianggap sudah terlewati atau kadaluarsa maka jalannya melalu di-juncto-kan dengan Pasal 149 KUHP. Karena dalam Pasal tersebut jelas jika pemberi dan penerima uang politik akan bisa dipidana tanpa adanya batasan akan waktu.