JK Berpesan Pada Pengusaha Muda Tak Terjun ke Politik

JK Berpesan Pada Pengusaha Muda Tak Terjun ke Politik

Tentunya kita sudah sangat tahu bagaimana kerasnya dunia politik di Indonesia. Saling sikut bahkan pembunuhanpun bisa saja terjadi untuk bisa memenangkan dirinya dalam jajaran politik tanah air. Tergiur akan pendapatan yang lebih besar menjadi hal utama bagi mereka. Yang menang diperkirakan akan mendapat banyak sekali keuntungan. Jadi tidak heran bukan, segala macam cara bisa digunakan untuk menjatuhkan lawan-lawan politiknya.

Oleh karena itulah Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla menekankan kepada semua pengusaha-pengusaha muda yang berada di tanah air saat ini untuk bisa menjauh dari hiruk pikuk dunia politik Indonesia yang sedang tidak stabil belakangan ini. Jusuf Kalla hanya meminta semua pengusaha muda bisa untuk memfokuskan dirinya dalam membangun bisnisnya di Indonesia dan akhirnya lewat bisnis mereka akan membuat Indonesia menjadi lebih maju kedepannya. Mengapa Jusuf Kalla sampai mengatakan hal tersebut?

Tentunya sebagai orang yang juga berurusan dengan dunia politik, Jusuf Kalla sangat mengetahui dengan pasti kesibukan seseorang saat mulai terjun didunia politik. Dengan kesibukannya tersebut, para pengusaha akan kesulitan dalam mengembangkan bisnisnya dimasa yang akan datang. Hal ini memang diutarakan oleh Jusf Kalla karena dia melihat jika para pengusaha yang akhirnya terjun kedunia merasa mempunyai kemampuan untuk terjun kedunia politik sekaligus bisa mengurus bisnisnya.

Lebih lanjut Jusuf Kalla mengatakkan bahwa untuk terjun kepolitik memang baik tapi pada saatnya nanti para pengusaha akan bisa kehilangan kemampuan mereka untuk berbisnis dan ini sangat berbahaya untuk perkembangan bisnis di Indonesia. Jusuf Kalla sendri menilai jika pada saat ini Indonesi sangat membutuhkan pengusaha dalam jumlah yang banyak tentunya untuk membuat negara Indonesia lebih maju.

Dan pastinya Jusuf Kalla juga mengatakan bahwa ekonomi Indonesia akan semakin membaik dengan banyaknya pengusaha. Jusuf Kalla juga sangat menyakini bahwa akan banyak pengusaha yang bisa meningkatkan kemampuan berusahanya dan kemudian bersinergi bersama pengusaha lainnya untuk membangun ekonomi Indonesia yang lebih kuat. Jusuf Kalla percaya dengan didukung oleh semangat yang tinggi, para pengusaha akan bisa memanjukan dirinya dan tentunya bangsanya sendiri.

JK Berpesan Pada Pengusaha Muda Tak Terjun ke Politik

Terakhir, Jusuf Kalla sangat menaruh harapan yang besar kepada semua pengusaha untuk bisa terus mengembangkan dirinya. Dimana mereka bisa bersama-sama membawa negeri tercintanya Indonesia mengejar ketertinggalannya dari negara lain. Penjuangan yang sekarang sudah sangat berbeda dengan jaman dulu, sekarang kita sudah lebih banyak dipermudah karena kemerdekaan. Perjuangan yang dulu adalah berjuang lepas dari penjajahan sekarang harus berjuang untuk membuat Indonesia lebih maju.

Jokowi Diminta Manfaatkan Momen Kedatangan Raja Salman Ke Indonesia

 

Jokowi Diminta Manfaatkan Momen Kedatangan Raja Salman Ke Indonesia

Sudah siapkah Indonesia menyambut kedatangan Raja Salman dari Saudi Arabia? Jika melihat pemberitaan akhir-akhir ini, sepertinya pemerintah sedang benar-benar disibukkan dengan persiapan kedatangan sang raja tersebut ke Indonesia pada bulan Maret 2017 ini. Dan kedatangan Raja Salman ini sebenarnya sangat memungkinkan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah Jokowi saat ini. Banyak yang berpendapat jika Presiden Indonesia saat ini, Jokowi akan mampu untuk bisa memaksimalkan kedatangan Raja Salman di Jakarta nanti.

Menurut beberapa kalangan termasuk Direktur Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam (PSTII) Universitas Indonesia (UI), Abdul Muta’ali mengatakan jika Jokowi diharuskan sudah mengerti untuk bisa memainkan 2 peranan sekaligus. Apa saja? Tentu saja untuk untuk bisa memanfaatkan secara kepentingan politik pemerintahannya saat ini dan pastinya untuk memanfaatkannya atas nama kepentingan nasional Indonesia.

Lebih lanjut Abdul mengatakan jika kita mau melihat lagi dari segi politik luar negeri Indonesia, maka kita akan dipandang sebagai negara yang mempunyai mazhab bebas dan non blok dan ini pastinya harus bisa dipertahankan. Sedangkan untuk melihat kedalam politik dalam negeri Indonesia, kehadiran Raja Salman akan bisa sedikitnya meredakan ketegangan yang saat ini melanda. Terlebih disaat ini dimana kita melihat masih banyak pandangan yang mengatakan jika pemerintahan Jokowi saat ini menjaga jaraknya dengan umat islam di Indonesia.

Persepsi-persepsi bercampur dengan berita hoak di media sosial saat ini akan bisa langsung runtuh seketika dengan kedatangan Raja Salman tersebut. Kemudian kedatangan Raja Salman yang membawa rombongan sampai 1500 orang dengan 7 buah pesawat Boeing ini akan bisa menepis isu tentang adanya Tiongkokisasi yang beredar di Indoenesa saat ini. Selain akan menjawab kepentingan politik pemerintahannya, Presiden Jokowi diharuskan mampu membawa kepentingan nasional atas kehadiran Raja Salman.

Kemungkinan Jokowi bisa membahas bersama dengan Raja Salman tentang masalah kuota haji agar bisa untuk ditambah lagi mengingat Indonesia merupakan negara dengan muslim terbanyak di dunia. Kemudian Abdul menambahkan, Presiden Jokowi juga bisa membicarakan langkah-langkah ke-2 negara dalam memberi perlindungan untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) yang saat ini bekerja di Arab Saudi. Ini dimaksudkan agar kita tidak mendengar kembali bagaimana disiksanya para TKI akibat perlakuan kejam dari majikannya di Arab Saudi.

Jokowi Diminta Manfaatkan Momen Kedatangan Raja Salman Ke Indonesia

bdul juga melihat sangat penting juga bagi Presiden Jokowi untuk juga meningkatkan kerjasama dengan Arab Saudi untuk masalah lain seperti pendidikan dan kebudayaan. Untuk masalah investasi di Indonesia, Presiden Jokowi harus bisa memanfaatkan kedatangan Raja Salman dimana Indonesia sangat berpotensi besar akan pintu ekonomi melalui investasi. Jika semua hal tersebut bisa dilakukan oleh Presiden Jokowi, Abdul mengatakan seperti sebuah pepatah dimana akan ada 2-3 pulau terlampau hanya dengan sekali dayung. Artinya akan banyak kepentingan yang bisa langsung selesai saat kedatangan Raja Salman tersebut.