Harian Umum Pasundan Ekspres Online

BNN Sosialisasikan Narkoba di Sekolah

Penyebarluasan Bahaya Narkoba untuk Pelajar Harus Berkesinambungan
KARAWANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karawang melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada para pelajar di SMAN 4 Karawang, Kamis (3/5).
Sosialisasi ini sebagai tindakan untuk Indonesia Bebas Narkoba di tahun 2015, sesuai instruksi Presiden Nomor 12 tahun 2011 tentang kebijakan dan strategi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Penyuluh BNN Karawang, Bonan Sanggabuana mengatakan, desiminasi penyebarluasan pengetahuan bahaya narkoba untuk pelajar tingkat sekolah menengah pertama sangat penting dilakukan secara berkesinambungan. Selain itu kata Bonan dari hasil beberapa survey baik oleh LSM maupun lembaga survey lainnya, bahwa Kabupaten Karawang tertinggi kedua Jawa Barat pengguna narkoba usia remaja, orang dewasa hingga orang tua.
“BNN secara terus menerus tanpa hentinya untuk berupaya mewujudkan Indonesia bebas narkoba. Sekarang saja di Karawang sekitar 2 persen dari jumlah penduduknya yang menggunakan narkoba, yang paling rentan pengguna narkoba ya remaja atau para pelajara,” kata Bonan kepada Pasundan Ekspres usai memberikan sosialisasi di SMAN 4 Karawang.
Bahkan, lanjut Bonan, BNN sendiri akan road show ke sekolah-sekolah di Karawang untuk mensosialisasikan bahaya narkoba ini. Setelah itu, akan dibentuk kader-kader anti narkoba dari sekolah baik SD, SMP dan SMA. Kata dia, biasanya pemakai narkoba akan bersifat hampir mendekati seperti hewan, dimana kendali emosi tak lagi stabil, dan cenderung akalnya tidak sehat, serta akan ketagihan dan akhirnya terjebak bahkan hingga ke penjara. “Orang yang sudah terpengaruh narkoba hidupnya akan jauh dari norma dan hukum agama, serta kekebalan tubuhnya sudh rapuh,” jelasnya.
Pihaknya mengharapkan agar seluruh pelajar di Kabupaten Karawang untuk terus berprestasi dan berani mengatakan tidak untuk narkoba. Sebab, kita ketahui bahwa narkoba mempunyai dampak yang sangat besar. Dimana, pemakai narkoba akan dikenai hukuman penjara karena melanggar UU RI Nomor 22 dan 5 tahun 2007, serta UU 35 tentang BNN. Dari sisi kesehatan, narkoba akan merusak sekitar 1 juta lebih syaraf di dalam tubuh manusia. “Akibatnya ini tubuh mengalami kerusakan yang fatal. Siswa berprestasi biasanya tidak merokok dan akan mengatakan tidak untuk narkoba” terangnya.
Kepala SMAN 4 Karawang Hj Yayah Mardiah mengatakan bahwa kehadiran BNN ke sekolah sangat besar manfaatnya bagi pelajar di sekolah itu. “Sosialisasi ini sangat bermanfaat dan ini bisa menambah ilmu pengetahuan dan menjadi bekal  siswa menjelang dewasa agar terbebas dari mencoba-coba narboba,” ungkapnya.(gun)

 
Catatan Dahlan Iskan

Kolom Khusus Catatan Dahlan Iskan

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor

Kita belum tahu siapa yang akan menjadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan, dalam acara yang biasanya dihadiri 5.000 wirausaha muda,...


Catatan Lainnya...

iklan kanan