Harian Umum Pasundan Ekspres Online

Kejari Gencar Penyuluhan Hukum Untuk Pelajar

KARAWANG-Dalam menyikapi perkembangan zaman yang semakin maju dan semakin yang tidak terkontrol, khususnya transisi pergaulan budaya barat yang tidak dapat tersaring dengan baik, mengakibatkan pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan banyaknya pelanggaran hukum yang dilakukan anak-anak muda.
Oleh karena itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang terus melakukan penyuluhan hukum terhadap kaum muda, khususnya di kalangan pelajar. Jaksa Teuku Syahroni, selaku pembicara mengatakan, dengan semakin meraja lelanya kasus penyalah gunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan, maka sudah sepantasnya sebagai aparat penegak hukum menjaga dan melindungi anak remaja dari peredaran penyalah gunaan narkoba sehingga dalam hal ini kita melakukan penerangan dan penyuluhan hukum terhadap bahaya narkoba.
“Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan yang harus kita hindari karena menyalahi di dalam Undang-undang Narkotika,” kata Teuku kepada Pasundan Ekspres, Jumat (29/3).
Remaja di tingkat SMA yang menjadi harapan bangsa nantinya, kata Roni, jangan sampai tersentuh oleh narkoba tersebut.  Karena saat ini seperti yang diketahui begitu pesatnya perkembangan informasi secara globalisasi membuat generasi harapan bangsa ini banyak yang terjerumus, termasuk merebaknya video vorno selebritis kalangan atas di situs internet.
“Narkoba dan vorno grafi adalah rentetan dari cerminan kegelapan yang harus kita hindarkan sebab kedua hal tersebut adalah tatanan yang merusak akidah serta moral generasi penerus bangsa. Dan melalui penyuluhan hukum ini kiranya dapat di sampaikan kepada teman serta siswa lainnya yang merupakan perpanjangan tangan dalam kegiatan ini,” katanya.
Dijelaskannya, penyuluhan hukum yang sudah dilakukan di lima sekolah menengah atas Di Kabupaten Karawang itu menurutnya mendapatkan antusiasme dari pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut. Terlebih saat sesi tanya jawab mulai dibuka terkait materi yang sudah dipaparkan pemateri. ”Kita bersyukur sejauh ini penyluhan berjalan lancar dan mendapatkan antusiasme dari para pelajar dan sekolah,” imbuhnya.
Selain tentang kenakalan remaja, pada penyuluhan hukum yang di lakukan secara rutin tersebut pelajar juga diberikan penyuluhan hukum khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal tersebut menurutnya sangat perlu diberikan terhadap generasi muda sejak dini untuk memberikan pemahaman bahwa korupsi itu adalah perbuatan tercela yang dapat menyeret oknum siapapun ke dalam rumah tahanan negara.(nof/lsm)

 
Catatan Dahlan Iskan

Kolom Khusus Catatan Dahlan Iskan

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor

Kita belum tahu siapa yang akan menjadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan, dalam acara yang biasanya dihadiri 5.000 wirausaha muda,...


Catatan Lainnya...

iklan kanan