Harian Umum Pasundan Ekspres Online

Blanko Habis, Samsat Keluarkan STNK dan BPKB Sementara

KARAWANG-Kantor Samsat Karawang kehabisan material (blanko) Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) hingga enam bulan mendatang. Dan sudah terjadi sejak 1 Maret 2013 lalu. Akibatnya, terpaksa mengeluarkan STNK dan BPKB sementara.
Kepala Satuan Lalu lintas (Kasatlantas) Polres Karawang,  AKP M. Rano Hadiyanto mengatakan, pasokan lembar STNK dan BPKB dari Korlantas Mabes Polri tersendat. Padahal kebutuhan lembar STNK untuk kendaraan roda dua di Karawang mencapai 5 - 6 ribu per bulan.
Sementara lembar STNK untuk kendaraan roda empat dibutuhkan 1 ribu hingga 2 ribu per bulan. “Kami sedikit kelimpungan. Sebab, masyarakat yang membutuhkan identitas kendaraannya harus tetap terlayani dengan baik,” kata Rano didampingi oleh Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi Iptu Heri Nurcahyo kepada Pasundan Ekspres, Jumat (5/4).
Untuk itu, kata Rano, pihaknya berinisiatif menerbitkan STNK dan BPKB sementara hingga pasokan STNK dan BPKB yang asli turun dari Korlantas. Inisiatif tersebut tentunya atas restu dan arahan Dirlantas Polda Jabar. Keabsahan kendaraan yang dimiliki masyarakat harus tetap terjamin. Jika tidak, kendaraan bodong bakal bebas berkeliaran," katanya.
Dikatakan, STNK asli diganti dengan cara lembar notice pajak bagian belakangnya dikukuhkan stempal dan tanda tangan Kasat Lantas. Selain itu pada bagian yang sama dicantumkan pula identitas kendaraan masing-masing bermotor. "Untuk menghindari pemalsuan dan munculnya tidakakan kriminal, kami mencantumkan kode tertentu pada lembaran  STNK  sementara tersebut," tukasnya.
Hal itu juga diberlakukan, lanjut Rano, untuk penerbitan  BPKB sementara yang di dalamnya dibubuhkan cap dan tanda tangan Kasat Lantas. Lembar BPKB sementara tersebut bahkan telah dibakukan dan disyahkan oleh Polda Jabar.
"BPKB sementara tersebut fungsinya sama dengan BPKB asli yang dapat dijaminkan pada bank atau lembaga pembiayaan kendaraan bermotor. Untuk mempertegas fungsi BPKB sementara tersebut kami juga telah membuat surat edaran yang ditujukan pada dealer dan leasing di Karawang," paparnya
Dijelaskan, pihak leasing atau bank yang menerima jaminan dalam bentuk BPKB sementara itu diintruksikan melakukan croscek ke Samsat Karawang. Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari tindak kriminal yang mungkin dilakukan pihak-pihak tertentu.
Ia menambahkan, jika STNK atau BPKB sementara itu  habis masa berlakunya,  para wajib pajak dapat menukarnya STNK/ BPKB asli tanpa dipungut biaya sepeserpun. "Pihak Korlantas telah menjamin pasokan STNK dan BPKB akan lancar dalam beberapa bulan ke depan," pungkasnya.(use/lsm)

 
Catatan Dahlan Iskan

Kolom Khusus Catatan Dahlan Iskan

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor

Kita belum tahu siapa yang akan menjadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan, dalam acara yang biasanya dihadiri 5.000 wirausaha muda,...


Catatan Lainnya...

iklan kanan