Partai Demokrat Belum Tentukan Sikap Putaran 2 Pilgub DKI

Partai Demokrat Belum Tentukan Sikap Putaran 2 Pilgub DKI

Partai Demokrat Belum Tentukan Sikap Putaran 2 Pilgub DKI

Kekalahan telak paslon Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni dalam Pilkada DKI Jakarta sudah pasti membuat pukulan yang telak bagi partai pengusungnya yaitu Partai Demokrat, partai yang didirikan oleh mantan Presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Partai Demokrat jugalah yang menjadi mesin partai dalam memenangkan SBY dalam Pemilu sebelumnya. Tapi tahun ini, Partai Demokrat bukan lagi partai penguasa pemerintahan.

Tentunya dengan jumlah suara 937.955 atau sebesar 17,05 %, pasangan Agus-Sylvi harus rela tidak bisa mengikuti putaran ke-2 dimana paslon Basuki Tjahaya Purnama – Djarot Saiful Hidayat beserta paslon Anies Baswedan – Sandiaga Uno yang maju untuk putaran ke-2. Inipun setelah adanya kepastian bahwa salah satu dari pasangan calon tersebut belum bisa menyentuh perolehan suara diatas 50% untuk pilkada DKI Jakarta 2017.

Langkah apa yang akan ditempuh oleh Partai Demokrat setelah kekalahan ini? Memang, sempat dikabarkan Partai Demokrat ini kemungkinan besar akan merapat ke paslon Anies-Sandi, pasalnya partai pendukung lainnya seperti PKB, PPP dan PAN memang sudah memulai dukungannya untuk paslon yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS tersebut. Hal ini memang dikatakan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, M. Taufik dimana beliau mengatakan jika 3 dari 4 partai pendukung Agus-Sylvi sudah merapatkan barisannya ke dalam koalisi mereka.

Sedangkan menurut M. Taufik lagi, jika Ketua Tim Sukses Agus-Sylvi yaitu Nachrowi Ramli sudah memberikan sinyal-sinyal jika mereka mau bergabung untuk bisa memenangkan pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta putaran ke-2 nanti. M. Taufik mengatakan jika dia sudah bertemu dengan Nachrow Ramlii, bahwa ada kesepakatan antar mereka berdua.

Tinggal menunggu keputusan dari SBY sebagai pengambil keputusan. Artinya kita harus menunggu pertemuan antara SBY dengan Ketua Partai Gerindra, Bapak Prabowo Subianto. Bapak Prabowo sendiri memang sudah mengirimkan surat resmi langsung ke SBY untuk melakukan pertemuan antara mereka. Tentunya untuk membujuk agar Partai Demokrat mau bergabung kedalam koalisi mereka yang diklaim makin kuat sejak kedatangan 3 partai pendukung Agus-Sylvi lainnya.

Partai Demokrat Belum Tentukan Sikap Putaran 2 Pilgub DKI

Tapi benarkah demikian? Karena pendapat berbeda dilontarkan oleh juru bicara dari tim sukses Ahok – Djarot, Ruhut Sitompul yang sangat pesimis jika pernyataan dari M. Taufik itu tidak benar adanya. Terlebih karena Ruhut sangat tahu jika karakter SBY selama ini dimana Pak SBY akan menjadi penyeimbang jika orang yang diinginkan untuk bisa maju harus gagal.  Artinya SBY kemungkinan akan bersikap netral dalam putaran ke-2 Pilkada DKI Jakarta nanti. Jadi kemana Partai Demokrat akan merapat?