Perhatikan Etika Ini Untuk Bicara Politik di Tempat Kerja

Perhatikan Etika Ini Untuk Bicara Politik di Tempat Kerja

 

Perhatikan Etika Ini Untuk Bicara Politik di Tempat Kerja

Berinteraksi dengan orang lain sudah pasti menjadi sebuah kebutuhan yang mutlak pada saat ini. Terlebih jika ada saja hal-hal diluar sana yang bisa menjadi bahan perbincangan. Dimana perbincangan tersebut sudah menyangkut ranah politik dalam negeri kita sendiri. Apalagi saat akan dimulainya masa kampanye menjelang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ataupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) dimana akan ada banyak orang yang membahas pilihannya masing-masing.

Bahkan mereka bisa mendadak berubah menjadi pengamat politik dadakan yang muncul setiap saat dan dimana saja. Yang paling hangat-hangatnya adalah Pilkada DKI Jakarta yang mulai akan memasuki babak baru, putaran ke-2 dimana akan berhadapan 2 pasang calon kuat yang bisa memimpin kota yang tidak pernah tidur tersebut. Bahkan ranah untuk tempat perbincangan sudah meluas sampai dengan lingkungan kerja.

Yup tempat bekerja kita tidak luput sebagai tempat yang baik untuk membicarakan masalah politik Indonesia pada saat ini. Sesama rekan kerja bisa saling berbicara satu sama lain untuk membahas apapun, bukan hanya membicarakan pekerjaannya saja. Tapi juga bisa membahas hal lain seperti olahraga sepakbola untuk kaum laki-laki ataupun fashion akan menjadi pembicaraan seru untuk kaum wanita ditempat kerja. Tapi semua topik tersebut akan kalah saat kita mulai memasuki adanya Pilkada, Pilgub ataupun Pemilu.

Dengan saling menjagokan pilihannya masing-masing, tempat kerja akan menjadi tempat yang jauh lebih ramai. Perdebatan akan menajdi hal yang paling sering kita lihat, walau pada akhirnya perdebatan akan berakhir dengan gelak tawa mereka. Tapi apakah yang mereka lakukan tersebut salah? Maksudnya membicarakan hal tersebut ditempat mereka seharusnya bekerja? Memang tidak disalahkan sama sekali bagi karyawan yang ingin bertukar pikiran diwaktu senggang tapi mereka harus memperhatikan beberapa hal seperti :

Pertama, kita harus sadar akan sebuah resiko dengan topik politik yang sebenarnya bisa jadi sensitif bagi sebagian kecil orang. Karena tidak menutup kemungkinan pembahasannya bisa jadi meluas yang memunculkan isu SARA. Ada orang-orang yang tidak perduli akan hal tersebut. Tapi jangan samakan satu orang dengan orang lainnya. Sebagian ada yang mempunyai sikap fanatik. Jadi siahkan saja membicarakan masalah politik di tempat kerja, tapi berhati-hatilah saat berbicara.

Kedua, kita akan menjadi partner berbicara yang menyenangkan jika kita merupakan sosok orang yang mempunyai pikiran yang terbuka. Artinya kita bukan hanya akan berbicara, tapi juga akan menjadi pendengar yang baik dimana kita sudah pasti akan mudah menerima pandangan karyawan lainnya. Kita bukan tipe yang akan memaksa opini kita sendiri.

Ketiga, mempunyai pilihan yang berbeda antar setiap orang pastinya sudah pasti ada. Tapi saat berada ditempat kerja, hormati pilihan karyawan lain akan menjadi kunci keharmonisan dalam sebuah kantor. Tentunya hal ini akan berimbas dengan nyamannya kita saat sedang berada dikantor.

Perhatikan Etika Ini Untuk Bicara Politik di Tempat Kerja

Terakhir, jangan segan untuk mengakhiri perdebatan jika pada akhirnya ada perdebatan yang mulai mengarah kearah tidak sehat. Ini tentunya untuk bisa menghindari hal-hal yang tidak perlu terjadi, seperti perkelahian. Rugi bukan sampai dipecat oleh atasan hanya karena kita ribut dikantor?