Harian Umum Pasundan Ekspres Online

Yayasan Cermin Hati Peringati Milad Kedelapan

PURWAKARTA- Yayasan Cermin Hati menggelar syukuran pada hari ulang tahunnya yang ke delapan tahun ini. Selain itu dilakukan juga peletakan batu pertama pembangunan asrama bagi anak-anak binaan mantan pengguna narkoba.
Dalam kesempatan tersebut hadir Dewan Penasehat dan Pembina Gegen Diosya, Ketua Pembina dan Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi SH. Menurut Gegen, pada milad kedelapan tersebut diharapkan, dapat mengembangkan yayasan. Karena saat ini yayasan tengah melakukan peningkatan dan mengadakan panti rehabilitasi mantan pengguna narkoba.
“Saya menyambut baik. Milad kali ini diharapkan sebagai sosialisasi dan syiar Islam,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Kamis (26/4).
Lanjutnya, Yayasan Cermin Hati merupakan salah satu tarekat yang dibenarkan dalam menjaga hati. Yaitu melalui zikir dan tidak berhusnudzan kepada orang lain. Selain itu dijelaskan Gegen, jamaah dapat mengamalkan zikir dalam menjaga kejernihan hatinya dengan mengingat Allah dan melakukan kebaikan-kebaikan lain.
“Kegiatan ini dapat menjadi hal positif mengajak masyarakat sesuai dengan ajaran nabi. Saya berharap yayasan ini bisa lebih maju,” jelasnya.
Sementara menurut ustad M Hanan Sulaimudi selaku pengurus bidang dakwah dari milad kali ini, yayasan menginginkan adanya peningkatan. Yaitu pengembangan dalam bidang ekonomi, sosial dan pendidikan di masyarakat. Hal itu lanjutnya, terus digalakan seiring dengan tuntutan zaman. “Kita juga melakukan pembinaan kepada tingkah laku kenakalan remaja ataupun dari orang yang dulunya mantan pengguna narkoba,” tuturnya.
Hingga kini ada sebanyak sepuluh mantan pengguna narkoba yang direhabilitasi di Yayasan Cermin Hati. Selama mendapatkan pembinaan di panti rehabilitasi, sampai saat ini ada banyak perubahan. “Mereka saat ini bisa bergaul dengan masyarakat dan bersosialisasi. Selain pembinaan ada juga pengembangan pada bidang pendidikan formal. Saat ini baru ada RA dan akan terus menmbah pendidikan formal,” tandas ustad Hanan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi mengatakan, menjaga hati merupakan hal yang sangat penting. Itu didasari pada peran hati yang menjadi penentu dari setiap aktitivitas masyarakat. Ditegaskan bupati, hati memiliki peran penting bagi kemajuan masyarakat. “Perubahan diawali dengan hati. Karena dengan hati yang jernih dapat menjadikan kehidupan lebih bahagia,” jelasnya.
Ditambahkannya, pembangunan dan program pemerintah akan berjalan dengan baik jika hati bersih dan pikiran postif. “Kalau ada kesamaan hati, semua masyarakat hidup tenteram. Tidak ada kecurigaan satu sama lain,” pungkasnya.(sei)

 
Catatan Dahlan Iskan

Kolom Khusus Catatan Dahlan Iskan

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor

Kita belum tahu siapa yang akan menjadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan, dalam acara yang biasanya dihadiri 5.000 wirausaha muda,...


Catatan Lainnya...

iklan kanan