Harian Umum Pasundan Ekspres Online

LPKSM dan GMBI Sweeping Legalitas Lising

Soroti Pencabutan Motor dari Konsumen
PURWAKARTA-Lembaga Perlindungan Konsumen  Swadaya Masayarakat (LPKSM) Purwakarta dan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) bersama puluhan anggotanya melakukan sweeping ke sejumlah lising kendaraan bermotor, Rabu (21/11).
Aksi tersebut dipimpin Ketuanya LPKSM Dodo dan Ketua LSM GMBI Elan. Mereka mempertanyakan legalitas administrasi perusahaan tersebut.
Lising yang didatangi yaitu Adira Finance, Summit OTO Finance dan WOM Finance. Kedatangan mereka ke lising didampingi sejumlah pejabat Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar), kepolisian dan Satpol PP.
“Kami sebagai perwakilan masyarakat menindaklanjuti keluhan warga sekaligus mempertanyakan legalitas perusahaan lising tersebut.  Karena dinilai sudah semena-mena dalam pencabutan kendaraan yang telat membayar, dengan tidak mengindahkan emosional kekeluargaan," tegas Ketua LPKSM, Dodo.
Mereka mempertanyakan legalitas dengan acuan kepada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130 tahun 2012 yang dikeluarkan 7 Agustus 2012 tentang Pendaftaran Jaminan Fidusia bagi Perusahaan Pembiayaan Konsumen untuk Kendaraan Bermotor. Menurutnya, dengan jaminan fidusia merupakan implementasi progresif dari Menteri Keuangan membuktikan bahwa keadilan sosial bagi rakyat Indonesia masih ada.
Kedatangan LPKSM dan GMBI saat mendatangai WOM Finance diterima langsung oleh Direktur WOM Finance. Sempat terjadi ketegangan ketika pihak WOM sempat menolak memberikan surat-surat legalitas perusahan lising tersebut.
Namun LPKSM dan GMBI yang didampingi oleh staf Disperindag Sudrajat akhirnya bisa mendapatkan keterangan surat legalitas WOM Finance tersebut. “Secara produktif Disperindag memang belum melakukan pemeriksaan perihal legalitas operasional perusahaan Finance yang ada di Purwakarta, akan tetapi kami secara tidak langsung mendukung LPKSM dan GMBI sebagai lembaga kontrol masayarakat melakukan aksi ini. Sebagai bentuk keperdulian dari kekhawatiran kami dengan dugaan kepada sejumlah finance melakukan tindak pidana penggelapan Pendapatan Negara Non Pajak (PNBP)   dengan tidak mendaftarkan kontrak perjanjian kepada Kanwil Dephukam Propinsi Jabar," pungkas Ajat.(mas)

 
banner
Catatan Dahlan Iskan

Kolom Khusus Catatan Dahlan Iskan

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor

Kita belum tahu siapa yang akan menjadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan, dalam acara yang biasanya dihadiri 5.000 wirausaha muda,...


Catatan Lainnya...

iklan kanan