Harian Umum Pasundan Ekspres Online

Imas Siap Rekomendasi Ojang dari Golkar

Jika Terjadi Penolakan di PDI Perjuangan
PAMANUKAN
-Spanduk penolakan pencalonan Ojang Sohandi menjadi Bupati Subang melalui PDI Perjuangan juga tersebar di wilayah Pamanukan. Sehari sebelumnya, spanduk yang sama juga tersebut di sejumlah titik di kota Subang. Sama halnya di kota Subang, spanduk yang terpasang di sekitar playover Pamanukan tersebut juga mendapat perhatian sejumlah warga yang melintas.
Koordinator Kepala Desa se-Wilayah Pantura, Drs Mukti Ali Bonang mengatakan, penyebaran spanduk penolakan merupakan black campaign terhadap orang nomor satu di Pemkab Subang tersebut. Ia menilai, hal tersebut bentuk ketidakdewasaan dalam berpolitik.
“Ini sebuah tindakan bodoh dan ketidakdewasaan dalam berpolitik bagi lawan politik Ojang Sohandi di PDI Perjuangan,” ungkap Ali Bonang.
Dirinya juga menuding lawan politik Ojang Sohandi telah melakukan persaingan tidak sehat. Meski demikian, ia merasa yakin hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap popularitas, atau bahkan menjatuhkan Ojang Sohandi di mata pendukungnya.
“Ini justru akan meningkatkan popularitas Ojang Sohandi. Sebaliknya masyarakat akan menilai tindakan yang dilakukan lawan politik sebagai bentuk tindakan tidak sehat, dan akan menjatuhkan popularitas lawan-lawan politik Ojang,” jelasnya.
“Saya juga yakin seratus persen PDIP tidak akan menolak Ojang Sohandi untuk dicalonkan sebagai calon Bupati Subang pada pemilukada mendatang. Ojang merupakan aset berharga bagi PDIP ketimbang lawan-lawan politiknya,” sambungnya.
Sementara di kesempatan terpisah Bendahara DPD Partai Golkar Jawa Barat, Imas Aryumningsih mengatakan, jika Ojang Sohandi tidak dicalonkan dari PDI Perjuangan, dirinya akan berupaya merekomendasikan alumnus STPDN itu untuk dicalonkan dari Partai Golkar. 
"Jika Ojang oleh PDIP tidak diajukan sebagai calon Bupati Subang, maka Partai Golkar akan mengambilnya, dan saya menyatakan siap menjadi wakil incumbent Ojang Sohandi," tandas Imas.
Lebih jaun Imas mengatakan, pengalaman pada Pemilukada sebelumnya membuatnya tidak akan terlalu memaksakan diri untuk menjadi orang nomor satu di Kabupaten Subang. "Kalau nanti melihat situasi politik saya harus jadi calon nomor dua,  saya akan terima. Tapi asalkan menang,” pungkasnya.(hya/din)

 
Catatan Dahlan Iskan

Kolom Khusus Catatan Dahlan Iskan

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor

Kita belum tahu siapa yang akan menjadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan, dalam acara yang biasanya dihadiri 5.000 wirausaha muda,...


Catatan Lainnya...