Dokter Telah Mengizinkan Setya Novanto Diperiksa

Pembicara DPR Setya Novanto akhirnya dapat diinterogasi sebagai tersangka korupsi segera setelah dokter Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyatakan bahwa kondisi kesehatan ketua Partai Golkar telah membaik, kata juru bicara KPK Febri Diansyah.

Pengumuman tersebut dilakukan setelah penyidik ​​KPK dan seorang dokter mengunjungi Setya di Rumah Sakit Premier di Jatinegara, Jakarta Timur, dan mendapat penjelasan dari dokter yang telah mengawasi politisi tersebut.

“Intinya, menurut dokter, apakah itu pertanyaan dari Setya, sekarang bisa dilakukan,” kata Febri pada hari Rabu seperti dikutip kompas.com.

Setya telah ditunjuk sebagai tersangka dalam kasus e-KTP profil tinggi, yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun (US $ 175 juta). Dia diduga memainkan peran penting dalam rencana untuk menipu dana yang dialokasikan untuk proyek tersebut.

Dia sebelumnya telah melewatkan dua panggilan KPK untuk diinterogasi sebagai tersangka pada 11 dan 18 September, dengan menyebutkan adanya penyakit.

Namun, KPK tidak menanyai Setya di rumah sakit.

“Kami datang hanya untuk memantau kondisinya. [Setya] sedang tidur saat tim memasuki kamarnya, “kata Febri.

Jantung Setya sudah membaik setelah pemeriksaan kateterisasi dan pemasangan cincin. Tekanan darahnya pun relatif stabil, tambahnya.

Febri mengatakan, hasil kunjungan tersebut akan dilaporkan ke pimpinan KPK. Badan antigraft juga telah memikirkan apakah perlu meminta pendapat dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).