Timses Ahok Djarot Sudah Siapkan Strategi Hadapi Putaran 2

 

Timses Ahok Djarot Sudah Siapkan Strategi Hadapi Putaran 2Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta terlihat sudah merampungkan rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 dengan selesainya rapat pleno terbuka yang berlangsung pada hari Minggu kemarin tanggal 26 Februari  2017. Dimana KPU mengumumkan bahwa dari 3 calon gubernur yang tersedia, hanya akan ada 2 calon gubernur yang akan maju kembali keputaran ke-2 Pilgub DKI Jakarta.

Pasangan nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni harus mengakui 2 calon lainnya yaitu Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan – Sandiaga Uno yang akan masih harus bertarung diputaran ke-2 untuk memilih Gubernur DKI Jakarta pada periode selanjutnya. Menurut perhitungan yang resmi dari KPU DKI Jakarta, pasangan nomor urut 2, Basuki – Djarot merupakan calon dengan perolehan suata tertinggi saat ini dimana mereka mendapat 2.364.577 suara atau jika dipersentase dari seluruh suara yang masuk, mereka mendapat 42,99 %.

Sedangkan untuk calon gubernur nomor urut 3, Anies – Sandiaga menempati urutan ke-2 dengan mendapat perolehan suara sejumlah 2.197.333 atau 39,95 % dari seluruh jumlah suara yang masuk. Sedangkan Agus – Sylvi sendiri hanya mendapat suara 937.955 atau sebesar 17,05 % saja. Karena salah satu calon cagub – cawagub belum mendapat suara sebesar 50 % lebih, maka KPU menetapkan untuk melaksanakan Pilgub DKI Jakarta putaran ke-2 yang hanya akan diikuti oleh  Basuki – Djarot dan Anies – Sandiaga. Lebih lanjut kubu Basuki – Djarot lewat juru bicara timses mereka, Raja Juli Antoni mengatakan bahwa mereka sangat bersyukur akan hasil perolehan suara mereka dalam pilgub DKI Jakarta pada putaran 1 kemarin.

Terlebih saat Antoni melihat sendiri bahwa banyak sekali hasil survei dari lembaga-lembaga survei yang tidak mengunggulkan mereka dalam pemilihan tersebut. Dengan melihat apa yang sudah mereka dapat di putaran ke-1, Antoni tidak membeberkan strategi khusus yang mereka rancang pada putaran ke-2 nanti. Hanya saja Antoni menjelaskan jika pasangan Basuki – Djarot hanya akan lebih sering menyapa masyarakat dan berangkat dari hal tersebut, berharap suara dari pasangan calon yang kalah, Agus – Sylvi bisa mereka peroleh di putaran ke-2 nanti.

Artinya kemungkinan besar Basuki – Djarot akan lebih sering mengunjungi daerah-daerah yang menjadi kemenangan Agus – Sylvi. Antoni lebih lanjut mengatakan angka 42,99 % yang mereka dapat sudah semestinya disyukuri, terlebih dengan banyaknya fitnah yang mereka dapat sebelumnya. Oleh sebab itulah hasil ini adalah pencapaian yang luar biasa  dari kerja keras mereka selama ini. Tim sukses Basuki – Djarot mungkin akan menempuh komunikasi politik dengan tim sukses Agus – Sylvi dengan kemungkinan mau bergabung dengan mereka berjuang untuk kemenangan nomor urut 2 tersebut.

Timses Ahok Djarot Sudah Siapkan Strategi Hadapi Putaran 2

Untuk kampanye kedepannya, Antoni menjelaskan kemungkinan mereka akan mencoba lebih komunikasi door to door dengan warga DKI Jakarta. Setidaknya Antoni dan tim sukses lain masih yakin bisa merebut hati dari para pemilih pasangan nomor urut 1 tersebut. Antoni sendiri menyebutkan kemungkinan untuk 8-9 % suara Agus Sylvi bisa mereka dapatkan. Terlebih mereka sudah mendapat pemetaan yang jelas, tempat pemungutan suara (TPS) mana saja mereka bisa kalah diputaran pertama. Itulah daerah yang akan mereka sering datangi untuk bisa mengambil hati mereka diputaran ke-2 nanti.