Cak Imin Masih Yakin Dipilih Dampingi Jokowi

Cak Imin Masih Yakin Dipilih Dampingi Jokowi

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tetap yakin bahwa pemimpinnya Muhaimin Iskandar adalah salah satu dari lima nama yang Presiden Joko Widodo sedang mempertimbangkan untuk slot wakil presiden, meskipun klaim sebaliknya.

“PKB masih sangat berharap bahwa tiket yang akan diumumkan adalah Jokowi-Muhaimin,” kata eksekutif PKB, Jazilul Fawaid, Kamis.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jokowi mengatakan bahwa Muhaimin tidak lagi dipertimbangkan, dengan kandidat non-partisan seperti mantan Hakim Konstitusi (MK) Mahfud MD datang ke depan.

Jazilul membantah klaim, mengatakan bahwa Muhaimin secara teratur berkomunikasi dengan Jokowi, dengan pertemuan terakhir mereka yang berlangsung pada Rabu malam, ketika Muhaimin menghadiri acara pengajian Quran di Istana Negara.

Percakapan mereka bersifat pribadi, tetapi kami optimis,” katanya.

Muhaimin telah menerima mandat dari ulama Muslim dan Jokowi baru-baru ini bertemu dengan ulama muda, banyak di antaranya memiliki hubungan dengan Muhaimin dan memberikan mandat mereka kepadanya.”

Jokowi telah dihantam oleh tuduhan warisan non-Muslim, dan analis mengatakan bahwa memilih pasangan yang berjalan dengan latar belakang Islam yang kuat diperlukan untuk mencegah serangan tersebut.

Dukungan PKB adalah penting bagi Jokowi karena merupakan tangan politik tidak resmi dari organisasi massa Islam terbesar Nahdlatul Ulama (NU).

PKB tepis keraguan tinggalkan Jokowi

Ada laporan bahwa PKB dapat meninggalkan koalisi pro-pemerintah jika Muhaimin tidak dipilih. Namun, Jazilul mengatakan dukungan PKB tidak tergantung pada pilihan Wakil Jokowi.

Kami telah bersama Jokowi selama lima tahun, dan kami akan tetap bersama tahun depan.”

PKB sendiri bersama Cak Imin memang sejak lama mempromosikan diri untuk menjadi Wakil Presiden periode 2019 mendatang. Nama Cak Imin memang sudah sangat dekat dengan Jokowi, tetapi banyak orang mengatakan bahwa jika Jokowi tidak membawa Cak Imin di 2019 nanti, ada kemungkinan besar bahwa Cak Imin bergabung dengan kubu Prabowo atau kubu lainnya.

Meski sudah membantah, banyak pihak meragukan komitmen PKB untuk tetap mendukung Jokowi seandainya ketua partai tersebut tidak dipilih untuk mendampingi Jokowi bertarung di Pilpres 2019 mendatang.