Iklan Jokowi di Bioskop Menjadi Polemik

Iklan Jokowi di Bioskop Menjadi Polemik

Dunia perpolitikan di Indonesia seakan tidak ada hentinya memanas, ini bisa dimaklumi lantaran 2019 sudah semakin dekat.

Ya, 2019 merupakan tahun politik dimana untuk pertama kalinya di Indonesia akan melakukan Pileg dan Pilpres secara serentak. Tak heran setiap kubu memiliki cara tersendiri untuk mengambil simpatik masyrakat. Mulai dari hal kontroversi hingga hal-hal lainnya, ini merupakan bumbu-bumbu perpolitikan yang ada di Indonesia yang tak bisa terhindarkan.

Kali ini, salah satu kontroversi datang dari petahana atau Presdien Jokowi karena permasalahan iklan. Lho, iklan apa?

Iklan yang dimaksud adalah iklan tentang prestasi Jokowi yang ditayangkan di bioskop akhir-akhir ini. Tak pelak hal ini mengundang reaksi negatif dari kubu Oposisi yang menganggap hal tersebut merupakan iklan terselubung sebagai kampanye Jokowi dalam menghadapi kontestasi Pilpres 2019 mendatang.

Fadli Zon, Wakil Ketua DPR sekaligus Politisi Gerindra meminta Kemenkominfo untuk menarik iklan-iklan tersebut dari bioskop lantaran menganggap bahwa iklan tersebut menyalahi aturan karena mengandung makna terselebung.

Menjadi polemik di masyarakat

Iklan tentang keberhasilan kerja pemerintah Jokowi saat ini banyak dipandang sebagai cara curang petahana untuk kampanye terselebung, tak setidaknya tak sedikit masyarakat yang menilai hal tersebut. Meski begitu, tak sedikit pula masyarakat yang menganggap wajar tentang pemerintah memaparkan keberhasilan dari pencapaian pemerintah saat ini.

Pro dan kontra di masyarakat sendiri tak bisa dihindari. Masyarakat yang menonton ada yang tidak menyukai hal tersebut, tetapi ada pula yang menganggap hal tersebut lumrah.

Dari Kominfo sendiri telah mengklarifikasi mengenai video tersebut melalui Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu.

Ferdinandus menegaskan bahwa iklan yang ada di bioskop bukan merupakan bagian dari kampanye terselubung. Ia menuturkan bahwa menjadi kewajiban dari Kemenkominfo sebagai Humas pemerintah untuk menyampaikan pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan oleh pemerintah.

Tentang alasan mengapa bioskop dipilih menjadi media penyampaian informasi ini, Ferdinandus menuturkan alasannya karena bioskop merupakan media yang sangat efektif untuk menyampaikan informasi mengenai keberhasilan pemerintahan yang berjalan saat ini.

Jika sudah begini, semua tergantung bagaimana masyarakat untuk menyikapinya lagi. Bagaimana menurut Anda?