Jokowi-Ma’ruf vs Prabowo-Sandi Akan Bertemu di Pilpres 2019

Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandi Akan Bertemu di Pilpres 2019

Seperti yang telah banyak diprediksi, pertarungan Pemilhan Presiden(Pilpres) 2019 nanti akan kembali mempertemukan pertandingan ulang antara petahana, Joko Widodo(Jokowi) dan Prabowo Subianto. Kedua pasangan ini pun akhirnya mengungumkan pendamping masing-masing setelah banyak ditunggu-tunggu.

Jokowi yang sebelumnya banyak diberitakan akan meminang Mahfud MD sebagai pasangannya di Pilpres 2019 ternyata memilih Ma’ruf Amin yang saat ini menjadi Ketua MUI, Rais Aam PBNU dan anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Terpilihnya Ma’ruf Amin memang cukup mengejutkan lantaran ia tidak banyak diisukan mendampingi Jokowi meskipun memang namanya beberapa kali disebutkan bakal mendampingi Jokowi.

Tak lama setelah Jokowi mengungumkan Cawapres-nya, Prabowo Subianto pun akhirnya mengungumkan sosok pendampingnya di Pilpres 2019. Secara mengejutkan, Prabowo Subianto bersama partai pendukungnya memilih Sandiaga Uno yang notabenya merupakan kader Gerindra sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Pemilihan ini sangat mengejutkan lantara Prabowo disinyalir akan memilih nama dari usulan para ulama dan nama Sandiaga Uno sendiri tak pernah dibahas sebelumnya akan mendampingi Prabowo.

Siapa yang akan jadi pemenang?

Bila dilihat dari kedua kandidat, tentu saja baik kubu Jokowi maupun Prabowo memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Dari kubu Jokowi, digandengnya Ma’ruf Amin bisa meredam sekaligus menangkis berbagai isu SARA yang kerap menyerang Jokowi. Sementara dari kubu Prabowo, terpilihnya Sandi bisa menargetkan pemilih muda yang jumlah cukup banyak.

Pilpres 2019 nanti merupakan proses demokrasi dalam pemilihan presiden Indonesia. Tidak peduli siapa pemenangnya, dalam prosesnya harus diutamakan adalah persatuan dan kesatuan bangsa. Tidak ada artinya saling melemparkan cacian hanya demi untuk mengangkat pasangan tertentu.

Yang perlu diperhatikan dan diingat adalah, siapa pun pemenangnya, ini sudah menjadi keputusan dari sistem demokrasi dan tidak perlu ada lagi fitnah maupun serang menyerang dari kubu mana pun karena ini akan merusak demokrasi itu sendiri.

Di akhir kata, kami berharap Pilpres 2019 akan berjalan dengan baik dari segala sisi. Semoga pemenang dari Pilpres 2019 merupakan orang yang tepat untuk menangani Indonesia dari berbagia permasalahan. Semoga yang didengungkan adalah keunggulan masing-masing bukan mempermasalahkan dari berbagai hal yang tidak etis seperti SARA.