Koalisi PKS, PAN Dan Gerindra Akan Bertahan Hingga 2019

Koalisi PKS, PAN Dan Gerindra Akan Bertahan Hingga 2019

Kerja sama antara Partai Keadilan Sejahtera berbasis Islam (PKS) dan dua partai oposisi lainnya yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gerindra untuk pemilihan daerah tahun depan kemungkinan akan berlanjut sampai pemilihan presiden dan legislatif tahun 2019, kata mantan presiden PKS, Sohibul Iman.

“Kemungkinan besar kemitraan akan berlanjut hingga 2019. Itu tergantung pada konstelasi politik,” katanya seperti dikutip Antara di Jakarta, Senin.

Sohibul mengatakan ketiga partai tersebut telah sepakat untuk membangun sebuah koalisi dalam pemilihan gubernur tahun depan di lima provinsi, yaitu Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Sumatera Utara dan Jawa Barat.

Dia menegaskan pemilihan daerah 2018 adalah batu loncatan menuju pemilihan 2019. “Kami berharap (koalisi antara ketiga partai tersebut) bisa dipertahankan hingga 2019.”

Koalisi tersebut kabarnya akan segera mengumumkan nama calon gubernur mereka di lima provinsi setelah masing-masing pihak membuat keputusan tentang pencalonan gubernur dalam pertimbangan internal.

Sohibul mengatakan bahwa ketiga partai politik tersebut tidak dapat bekerja sama dalam semua pemilihan, di tingkat provinsi, kabupaten atau kota, pada tahun 2018.

Seperti diberitakan sebelumnya, dewan eksekutif Partai Demokrat Barat Jawa optimis bahwa PKS dan PAN akan mencalonkan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu sebagai calon gubernur dan wakil gubernur untuk pemilihan gubernur 2018 di Jawa Barat.

Ketua dewan eksekutif pusat PKS, Irfan Suryanagara, mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya akan membuat keputusan dari cabang Dems, PKS dan PAN untuk mencalonkan Deddy-Ahmad untuk pemilihan tahun 2018 di Jawa Barat.

Prabowo Subianto selaku ketua umum partai Gerindra memang digadang-gadang akan kembali maju pada pemilihan presiden tahun 2019 mendatang. Gerindra saat ini memang terus melakukan kerjasama dengan PKS dan PAN. Kedekatan 3 partai ini sendiri membuat koalisi yang sangat memungkinkan untuk mencalonkan Prabowo kembali berlaga pada pemilihan presiden tahun 2019 mendatang.

Selain Jokowi, Prabowo merupakan kandidat lain yang hingga saat ini digadang-gadang menjadi kandidat terkuat calon presiden tahun 2019 mendatang. Banyak poling survey yang selalu menempatkan Jokowi dan Prabowo menjadi kandidat yang hampir pasti akan kembali bertarung pada tahun 2019 mendatang.