Presiden Jokowi Angkat Suara Terkait Pelemahan Rupiah

Presiden Jokowi Angkat Suara Terkait Pelemahan Rupiah

Presiden Joko Widodo(Jokowi) telah berbicara tentang kejatuhan rupiah, yang mencapai Rp 14.900 terhadap dolar AS pada hari Rabu, mengatakan bahwa menteri ekonominya berurusan dengan masalah ini.

Dia menggarisbawahi dua hal untuk menstabilkan mata uang – meningkatkan investasi untuk meningkatkan ekspor dan menyelesaikan defisit transaksi berjalan (CAD), yang mencapai US $ 8 miliar atau 3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

“Jika kita dapat mengatasi [dua] kami dapat mengatasi semua [masalah],” kata Jokowi di Jakarta, menambahkan bahwa dia memberi menteri satu tahun untuk menangani CAD.

Dia menyebutkan bahwa penggunaan wajib 20 persen biodiesel campuran (B20) adalah salah satu upaya untuk mengurangi CAD karena akan dapat mengurangi impor minyak secara signifikan.

“[Dengan penggunaan wajib B20], kami akan menghemat sekitar $ 5 miliar hingga $ 6 miliar. Sementara itu, kita bisa menggunakan minyak sawit mentah kita sendiri (CPO). Ini akan meningkatkan harga komoditas di pasar global, ”katanya, mengacu pada kebijakan pemerintah yang telah berlaku sejak 1 September.

Jokowi juga meminta para menteri untuk meningkatkan konten lokal dalam proyek-proyek pemerintah untuk mengurangi impor bahan baku. Dia menambahkan bahwa diharapkan untuk menghemat antara $ 2 miliar hingga $ 3 miliar dalam valuta asing.

Faktor eksternal pengaruhi Indonesia dan negara berkembang

Dia mengatakan ketidakpastian global, dipicu oleh perang perdagangan antara China dan Amerika Serikat, dan normalisasi kebijakan monumental di AS telah menekan mata uang di negara-negara berkembang.

Jokowi menambahkan bahwa pemerintah sedang berkoordinasi dengan lembaga lain untuk menangani masalah ini.

Selain pemerintah, tentunya peran aktif masyarakat Indonesia secara umum juga mampu membantu penguatan rupiah terhadap dollar AS.

Beberapa hal yang bisa dilakukan misalnya seperti menukarkan dollar yang dimiliki ke rupiah, tidak membeli barang-barang dari luar negeri untuk saat ini dan terakhir menunda liburan ke luar negeri hingga rupiah kembali ke nilai yang cukup stabil.

Peran orang-orang kaya Indonesia juga diharapkan bisa membantu rupiah keluar dari keterpurukan. Tentunya peran orang kaya di Indonesia sangat bisa membantu keterpurukan rupiah dengan menukarkan aset dollar yang dimiliki ke rupiah.