Bandara di Bali Akan Tutup 24 Jam Selama Nyepi

Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali diatur untuk menghentikan operasinya selama 24 jam pada hari Sabtu untuk menghormati Nyepi (Hari raya umat Hindu untuk menyepi). Penutupan tersebut akan berdampak pada setidaknya 482 penerbangan pada hari itu, terdiri dari 244 penerbangan domestik dan 238 penerbangan internasional.

Operator bandara mengatakan akan menghentikan penerbangan mulai pukul 6 pagi waktu setempat pada hari Sabtu sampai jam 6 pagi keesokan harinya.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami akan menghentikan semua layanan di bandara selama Nyepi tahun ini. Penutupan akan berlangsung selama 24 jam sampai pukul 6 pagi pada hari Minggu pagi, “kata general manager Bandara Ngurah Rai Yanus Suprayogi pada hari Rabu.

Penutupan tersebut didasarkan pada surat edaran yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan pada tanggal 1 September 1999, mengenai kegiatan penerbangan Bandara Ngurah Rai selama pelaksanaan Nyepi.

Selama penutupan, semua penerbangan reguler dan piagam dari dan ke Bali tidak akan beroperasi. Operator Bandara Ngurah Rai telah berkoordinasi dengan perusahaan penerbangan negara Airnav Indonesia di Denpasar untuk memberitahukan semua maskapai dan bandara tentang penutupan tersebut.

“Penutupan bandara telah diumumkan ke semua maskapai penerbangan dan bandara di seluruh dunia. Kami telah secara intensif mengkomunikasikan rencana tersebut. Mereka sudah menyesuaikan jadwal mereka, “kata Yanus.

Dia mengatakan otoritas Ngurah Rai akan tetap waspada untuk mengizinkan penerbangan darurat mendarat di bandara. “Selama Nyepi, kami memiliki 368 anggota staf yang akan terus bekerja di bandara untuk mengantisipasi kemungkinan pendaratan darurat, masalah teknis dan proses evakuasi medis,” kata Yanus.

Nyepi bagi para wisatawan di Bali

Ketika hari raya Nyepi, masyarakat atau turis yang sedang berlibur di Bali memang tidak bisa menggunakan banyak fasilitas umum. Mungkin sebaiknya para wisatawan yang sedang berada di Bali menyiapkan seperti keperluan hidup(makanan, minuman, makanan ringan dan lainnya) selama hari raya Nyepi tersebut.

Bagi wisatawan yang ke Bali, ini merupakan hal yang harus dibiasakan, karena memang mayorita masyarakat hindu yang merupakan penganut agama Hindu, maka banyak aktifitas luar yang harus dihentikan 1 x 24 jam saat berlibur ke Bali di hari Nyepi.