Penyiraman Air Asam Terjadi Saat SOTR

Polisi Jakarta Timur menangkap seorang pria berusia 20 tahun karena diduga melemparkan air keras pada dua pria selama acara SOTR(Sahur on the road) yang terjadi di Jl. Otista Raya di Jakarta Timur pada hari Minggu pagi.

Tersangka adalah bagian dari kelompok yang berpartisipasi dalam acara Sahur on the Road. Dia juga membeli air asam dalam botol air mineral selama acara, ”kata Tony pada hari Senin sebagaimana dilaporkan oleh kompas.com.

Tony mengatakan tersangka melemparkan air asam pada korbannya hanya untuk bersenang-senang. “Namun, kami masih menyelidiki apakah ada orang lain yang memerintahkan tersangka atau merencanakan serangan itu,” katanya.

Dia mengatakan bahwa penduduk lokal Daniel Ksatria dan Muhammad Fiyu adalah korban serangan itu. Daniel menderita luka bakar di wajahnya dan Fiyu di lengannya.

Tony menambahkan bahwa para korban adalah anggota unit keamanan dan ketertiban umum lokal (Kamtibmas) yang mencoba mendekati dan memarahi kelompok yang melakukan perjalanan dalam iring-iringan mobil.

Tersangka menghadapi dakwaan berdasarkan Pasal 351 KUHP dan maksimal lima tahun penjara.

Dalam insiden terpisah, dua warga Jakarta Selatan ditangkap pada Ahad pagi oleh Polisi Jakarta Pusat karena diduga menggunakan senjata tajam saat mendekati petugas polisi sementara yang terakhir berusaha membubarkan tawuran di Jl. Medan Merdeka Barat di Jakarta Pusat. Para penduduk berpartisipasi dalam acara iring-iringan sahur.

SOTR  berujung kerusuhan

Momen SOTR memang kerap menjadi ajang berkumpulnya orang-orang mengisi waktu sahur, namun SOTR kerap menjadi ajang yang berbeda dan terjadi bentrokan.

Tidak sedikit masyarakat yang ikut SOTR terlibat tawuran yang bahkan membuat keresahan pada masyarakat sekitar. Selain itu, korban luka hingga kematian tak jarang menjadi bagian ini.

Pemerintah sendiri sudah lama menghimbau warga untuk tidak melakukan sahur dijalanan seperti SOTR. Meskipun harus, diharapkan masyarakat yang turut andil dalam acara seperti ini tidak membuat keributan sehingga merugikan diri sendiri dan orang lain.