Jokowi Menandatangani Inpres Bencana di Lombok

Presiden Joko Widodo(Jokowi) telah menandatangani instruksi presiden (Inpres) tentang mitigasi bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat, setelah beberapa gempa menghancurkan pulau liburan itu.

“Inpres [penandatanganan] sudah selesai,” katanya di Jakarta, Kamis.

Jokowi mengatakan, penerbitan instruksi presiden akan memberikan dasar hukum bagi upaya mitigasi oleh kementerian dan lembaga pemerintah terkait.

“Yang paling penting adalah kami telah bekerja dalam skala nasional bersama dengan pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota,” tambahnya.

Jokowi menjelaskan bahwa rekonstruksi rumah dan infrastruktur yang rusak telah dilakukan secara bertahap. Pihak berwenang mengidentifikasi rumah yang memenuhi syarat untuk bantuan pemerintah.

Dia juga mengatakan bahwa dia telah merencanakan untuk melakukan kunjungan lagi ke Lombok segera.

Selama kunjungan sebelumnya ke Lombok Utara baru-baru ini, Jokowi mengulangi janjinya untuk membantu korban membangun kembali rumah mereka. Pemerintah berjanji untuk menyediakan hingga Rp 50 juta (US $ 3.460) per rumah, tergantung pada tingkat kerusakan.

BNPB catat 3 gempa kuat daam 22 hari di NTB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa, pada hari Senin, tiga gempa kuat dalam 22 hari di Nusa Tenggara Barat menghancurkan setidaknya 72.000 rumah, 671 sekolah, 128 tempat ibadah dan 52 fasilitas kesehatan. Gempa juga menewaskan sedikitnya 487 orang, melukai sekitar 7.700 dan mengungsi lebih dari 410.000.

Pemerintah mempertahankan untuk tidak menyatakannya sebagai bencana nasional dan mengeluarkan Inpres sebagai dasar hukum untuk pemulihan pascabencana.

Bencana gempa bumi yang melanda Lombok memang membuat banyak perhatian pemerintah pusat terhadap penanggulangan bencana terus diperhatikan. Berbagai bantuan pun silih berganti dikirimkan oleh lembaga resmi negara maupun oleh berbagai lembaga lainnya yang turut membantu meringankan bencana alam yang terjadi di daerah tersebut.

Meskipun belum lama mengalami gempa bumi, BNPB tetap menghimbau bagi wisatawan baik dalam maupun luar negeri untuk tidak takut mengunjungi daerah NTB lain. Beberapa wilayah yang terkena gempa sebenarnya hanya berpusat pada sebagian wilayah lombok dan wilayah lombok lainnya meskipun terkena guncangan akan tetapi masih aman dari ancaman gempa besar.

Pemerintah bersama pengusaha hotel di Lombok pun menyelenggarakan berbagai promo menarik bagi wisatawan sehingga bisa mengembalikan pariwisata daerah tersebut kembali stabil pasca gempa yang mengguncang Lombok.

TGB Dukung Jokowi 2 Periode

Berita mengejutkan datang dari perpolitikan Indonesia dimana Gubernur Nusa Tenggara Barat(NTB) TGH Zainul Majdi atau yang lebih akrab disapa Tuan Guru Bajang(TGB) menyatakan dukungannya untuk Presiden Joko Widodo(Jokowi) untuk bisa memenangkan periode kedua.

Pernyataan ini tentu saja sangat mengejutkan karena TGB sendiri banyak didukung dan digadang-gadang merupakan salah satu calon yang paling potensial untuk bertarung dengan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. TGB yang saat ini aktif sebagai Gubernur NTB didukung banyak pendukung basis kontra Jokowi.

Memang apa yang disampaikan oleh TGB ini merupakan suatu hal yang belum bisa dikatakan resmi, namun ini tentu saja menjadi angin segar bagi kubu Jokowi karena mendapat dukungan dari salah satu figur yang dianggap mampu mendulang suara di Pilpres 2019 mendatang.

Oposisi kaget atas dukungan TGB

Sering berjalan dengan kubu oposisi membuat TGB yang saat ini bernaung di Partai Demokrat tentu membuat orang tidak menyangka akan statemen yang baru saja disampaikan.

Dilansir dari detik.com, saat diwawancarai oleh Transmedia, TGB mengatakan “Jadi keputusan apa pun itu harus mempertimbangkan kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat. Keseluruhan dari 3 hal ini menurut saya, pantas dan fair kalau kita beri kesempatan kepada Bapak Presiden Jokowi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang selama 4 tahun ini beliau mulai”

Lebih lanjut TGB juga mengatakan bahwa dua periode merupakan waktu paling ideal untuk menyelesaikan berbagai visi & misi sebagai seorang pemimpin.

Dua periode secara common sense dan empirik yang saya alami, waktu yang lumayan fair bagi seorang pemimpin,” tegas TGB.

Tentu saja dukungan ini membuat kubu oposisi terheran-heran, pasalnya TGB selama ini merupakan salah satu calon kuat yang akan diusung oleh kubu oposisi untuk bertarung dengan Jokowi di Pilpres 2019. Dari PAN dan Gerindra sendiri mengatakan bahwa dukungan ini membuat kejutan karena hal yang tidak terduga terjadi.

Dari kubu Demokrat sendiri sebagai partai politik resmi TGB hanya mengucapkan selamat terhadap dukungan TGB terhadap Jokowi. Ada pun Demokrat hingga saat ini belum memutuskan arah koalisi mana yang akan dipilih saat Pilpres 2019 mendatang.